AKSI NYATA VISI GURU PENGGERAK

 

AKSI NYATA MODUL 1.3

VISI GURU PENGGERAK

MENINGKATKAN KARAKTER ANAK MELALUI PEMBIASAAN DIRI

 

LATAR BELAKANG

Pembiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga menjadi kebiasaan yang baik. Adapun bentuk-bentuk pembiasaan pada anak dapat dilaksanakan dengan cara kegiatan rutin, kegiatan spontan, pemberian teladan dan kegiatan terprogram.

Menanamkan karakter sejak usia dini merupakan salah satu faktor terpenting bagi kesuksesan seseorang. Kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih ditentukan oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Membangun karakter bukanlah merupakan produk instant yang dapat langsung dirasakan sesaat setelah pendidikan tersebut diberikan. Pendidikan membangun karakter merupakan proses panjang yang harus dimulai sejak dini pada anak-anak dan baru akan dirasakan setelah anak-anak tersebut tumbuh menjadi dewasa.

Pendidikan karakter itu sendiri merupakan proses pembentukan karakter yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, spritualitas dan kepribadian seseorang. Oleh sebab itu, pendidikan karakter atau pendidikan moral itu merupakan bagian terpenting dalam membangun jati diri sebuah bangsa.

TUJUAN

Tujuan diadakannya pembiasaan di sekolah adalah untuk melatih serta membiasakan peserta didik konsisten dengan sebuah tujuan, sehingga benar-benar tertanam pada diri anak dan akhirnya menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan dikemudian hari.

DISKRIPSI AKSI NYATA

Pembiasaan diri adalah awal dari pembentukan karakter anak, dalam kegiatan pembiasaan diri yang paling dasar adalah melaksanakan Senyum, Salam, Sapa. Ketika anak bertemu dengan siapapun terutama bapak dan ibu guru.

Kenyataanya sekarang adalah anak tidak akan menyapa kalau bukan wali kelasnya, dengan pembiasaan ini diharapkan anak akan terbiasa untuk melaksanakannya.

Yang kedua adalah pembiasaan diri hidup bersih, dengan membiasakan diri mencuci tangan sebelum masuk kelas, menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan selalu membersihkan sampah, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan.

Yang ketiga adalah membisakan diri dengan membaca ketika sebelum mengawali pembelajaran walaupun hanya 5 menit, hal ini akan menumbuhkan rasa ingin tahu siswa ketika mereka senang dalam membaca, selain itu akan menumbuhkan keberanian berpendapat pada anak.

HASIL AKSI NYATA

Pelaksanaan kebiasaan dengan senyum salam sapa sudah berjalan selama dua minggu terahir ini dengan harapan pembiasaan ini akan terus berlanjut selama guru tidak bosan-bosan untuk mengingatkan muridnya.

Peduli terhadap lingkungan juga sudah dilaksanakan, sehingga terlihat lingkungan yang bersih dari sampah.

Pembiasaan diri membaca sebelum memulai pembelajaran sudah dimulai dalam 1 minggu terahir ini, dengan membuat Pojok baca pada kelas dan disiapkan buku-buku bacaan yang bermakna, anak semakin semangat untuk membaca.

RENCANA PERBAIKAN UNTUK DIMASA AKAN DATANG

Rencana perbaikan dimasa mendatang yaitu selalu memberikan motivasi secara terus menerus kepada siswa sehingga muncul motivasi intrinsik dalam diri siswa tanpa disuruh sudah menjadi salah satu bentuk budaya positif.


DOKUMENTASI PEMBIASAAN DIRI


Pembiasaan cuci tangan
Pembiasaan cuci tangan sebelum masuk kelas


  • Literasi membaca
    Peduli pada lingkungan yang bersih
    Peduli Bencana Semeru




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Imajiku tentang Muridku di Masa Depan